Rio mengawali race yang berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai, Minggu (17/4) dengan baik. Ia bisa menghindari insiden di lap awal yang mana dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen, bersenggolan. Selain itu, Lewis Hamilton yang memulai balapan dari posisi buncit juga menyenggol pembalap lain.
Rio yang terhindar banyaknya crash di tikungan pertama, sukses menjaga posisinya sebelum akhirnya masuk pit. Ia ikutan memanfaatkan masuknya safety car akibat banyak serpihan mobil di lintasan. Setelah keluar, pembalap Manor Racing itu sempat menempati posisi kedelapan, namun seiring berjalannya balapan ia tersalip pembalap lain dan kembali ke posisi 21. (Baca Juga: Rosberg Cetak Hat-trick, Rio Haryanto Belum Dapat Poin)
Posisi Rio cuma lebih baik ketimbang Jolyon Palmer, pembalap Renault yang juga rookie musim ini. Setelah race, Rio mengaku tidak tampil dengan baik. Masalah kecepatan yang ia anggap menurun jelang finis jadi salah satu faktor dirinya kurang maksimal di seri ketiga Formula 1.
"Sejak awal kami bisa bertarung dengan Sauber seperti yang terjadi selama beberapa hari ini. Begitu juga dengan pembalap Haas, tapi menjelang akhir race kecepatan kami berkurang," ungkap Rio dikutip read motorsport.
"Saya bisa menahan Palmer sampai akhir dengan baik. Saya juga senang berhasil membawa mobil melihat bendera finis lagi. Saya harap bisa membuat pertarungan lebih baik ketimbang saat ini," tambahnya.
Meski dua kali menyentuh garis finis dari tiga balapan perdana, Rio belum bisa menyumbang poin. Selanjutnya, Rio bakal bertarung di seri keempat F1 di Rusia 1 Mei mendatang. Ia pun optimistis bisa meraih hasil yang lebih baik lagi sebab sudah mengantongi catatan penting.
"Hasil balapan cukup baik dan saya tahu apa saja yang perlu dilakukan agar bisa berkembang dan membuat suatu kemungkinan. Saya ucapkan terima kasih kepada kru dan tim serta mari terus berusaha untuk seri Rusia," tutup Rio.
